Friday, January 24, 2014

[Review] Always With Me - Hyun Go Wun


Judul: Always With Me (나와 함께 채송화)
Penulis: Hyun Go Wun
Penerjemah: Putu Pramania Adnyana
Penerbit: Haru
ISBN: 9786027742239
Jumlah halaman: 428
Tanggal terbit: Oktober 2013


"Suatu hari nanti, aku akan tinggal di rumah dengan halaman yang penuh dengan bunga chae song hwa. Kau mau tinggal bersamaku saat itu?"

 
Chae Song Hwa merasa kisah hidupnya mirip dengan Cinderella. Ibunya meninggal bahkan sebelum ia berusia seratus hari. Ayahnya lalu menikah dengan wanita yang telah memiliki anak, lalu ayah dan ibu tirinya memberikan Song Hwa adik tiri. Kakak tirinya, Park Yang Ji, mantan pengacara yang pintar, dan adik tirinya, Chae Jang Mi, artis nomor satu Korea yang sangat cantik dan menjadi pujaan banyak orang, membiat Song Hwa iri. Ya, ia memang merasa dirinya adalah Cinderella, namun ia tak memiliki fisik yang mampu dibanggakan.

Suatu hari, kaki Song Hwa terkilir dan ia dibawa oleh rekan kerjanya, Jang Jin Wook, ke sebuah rumah sakit pengobatan tradisional. Song Hwa sangat membenci tempat itu. Pertama, karena ia takut kepada segala jenis jarum akupuntur yang harus menusuk-nusuk kakinya. Kedua, karena dokter pengobatan tradisional yang menanganinya sangat menyebalkan. Yoon Sang Yup, dokter itu, berani-beraninya menggunakan banmal (bentuk ucapan nonformal dalam bahasa Korea) saat berbicara dengan pasien. Apalagi Yang Sup memanggil Song Hwa dengan ajumma. Hal itu sangat membuat Song Hwa sebal.

Dasar lelaki cabul! Awas saja kalau kau tertangkap tanganku lagi.”
Namun tanpa ia duga, dokter itu justru mengajak Song Hwa berpacaran. Apa maksudnya ini?

“Pasti nanti kau akan menyesal. Sudahlah, tidak usah banyak alasan. Ayo, berpacaran denganku!
Song Hwa akhirnya mengajak Sang Yup untuk bermain batu-gunting-kertas untuk menentukan apakah mereka akan berpacaran atau tidak. Namun setelah sebuah keputusan diambil, justru Jang Mi, adik tiri Song Hwa, menentang keputusan tersebut.

--o--



Ini pertama kalinya aku membaca novel terjemahan Korea. Dan ya, sepertinya aku menyadari beberapa ciri khas K-drama yang juga ada di K-lit, dan tentunya ada di novel Always With Me ini.

Tipikal cerita dalam novel ini memang khas Korea banget. Memunculkan banyak kebetulan, hubungan antara laki-laki pewaris perusahaan (yang sebenarnya tidak suka karena harus memegang tanggung jawab besar terhadap perusahaan tersebut) dengan wanita yang biasa-biasa saja, kehadiran orang ketiga yang ingin merebut sang lelaki, dan beberapa hal lain memang cukup sering ditampilkan dalam K-drama. Namun aku suka cara Hyun Go Wun mengolah cerita-cerita tersebut menjadi sebuah cerita utuh yang menarik untuk diikuti.

"Apa ada orang yang percaya di tempat ini? Bahwa lelaki tampan ini sedang memohon pada Chae Song Hwa yang bicaranya kasar, tidak punya aegyo, dan berdada rata ini untuk menjadi pacarnya."

Penulis berhasil meramu tema romansa dan drama keluarga dengan apik. Tak melulu soal kisah asmara membuat novel yang tergolong cukup tebal ini tidak membosankan. Di awal cerita, penuli mengenalkan pembacanya pada keluarga Sang Yup dan Song Hwa, apa saja yang terjadi di dalam kedua keluarga tersebut. Kemudian pembaca dikenalkan dengan keseharian keduanya, sampai akhirnya mereka dipertemukan dengan cara yang kocak.

Konflik yang menjadi puncak masalah novel ini muncul di bagian akhir Always With Me. Hyun Go Wun memunculkan kejutan-kejutan yang sempat membolak-balikkan prediksiku terhadap ending novel ini, membuatku menyukai novel ini; walaupun aku tetap sedikit kecewa karena prediksi awalku tentang akhir novel ini tetap menjadi kenyataan, padahal aku berharap prediksiku akan terpatahkan jika melihat kejutan-kejutan tersebut.

Aku merasa beberapa konflik dalam novel ini berakhir terlalu mudah. Misalnya, bagaimana masalah Jang Mi bisa beres begitu saja? Maksudku, karena aku penggemar novel dengan konflik ribet, aku tentu berharap masalah Jang Mi akan semakin memperumit keadaan. Bagaimana keluarga Song Hwa bisa berubah menjadi keluarga yang baik dalam sekejap, jika melihat bagaimana sifat kedua saudara tirinya di bagian awal novel?

Terjemahan dalam novel ini cukup baik, walau aku merasa pada bagian awal, mungkin 100 halaman pertama, terjemahan dalam novel ini kurang mengalir dengan lancar. Tapi selepas 100 halaman itu, cerita menjadi semakin seru dan aku hampir tak bisa berhenti membacanya. Ada beberapa penggunaan kata yang kurang efektif (yang tidak berhasil aku temukan kembali karena tidak kutandai) (reviewer macam apa aku ini)

Jumlah halaman novel ini yang 428 halaman itu sebenarnya membuatku nyaman untuk memegangnya. Tidak terlalu tebal, tapi jelas bukan tipe novel yang tipis. Di bagian akhir novel disampaikan bahwa sebenarnya penulis telah memangkas beberapa bagian dalam novel ini. Aku jadi penasaran bagaimana jika tidak dilakukan pengurangan isi cerita. Apakah cerita akan menjadi semakin menarik dengan konflik yang semakin memikat?

"Cinta itu sebenarnya bagaikan kotak Pandora yang menyimpan kegilaan di balik setiap bisikan manis dan rasa berdebar-debar yang menyenangkan."

Dengan bahasa yang cukup kocak, Hyun Go Wun berhasil membuatku menyukai karyanya yang satu ini. Aku jadi ingin membaca novelnya yang berjudul 4 Ways To Get A Wife yang juga diterbitkan oleh Penerbit Haru 😃


"...Tentu saja aku harus berpacaran denganmu. Mungkin aku ini hanya sebuah pilihan bagimu, tapi bagiku, kau adalah takdirku."

⭐⭐⭐⭐✰




5 comments:

  1. duh jadi malu...dah berapa lama tidak baca buku...bahkan ada beberapa buku yg dibeli blm dibaca..padahal dulu sy hobi baca...saatnya baca buku lg nih..makasih ya mba sharenya

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama2, semangat membaca ya :))

      Delete
  2. sangat bermanfaat mbak
    thks infonya

    ReplyDelete
  3. Aaak jadi penasaran sama novelnya. Lumayan tebal juga ya novelnya sampai 400 ya mbak. “…Tentu saja aku harus berpacaran denganmu. Mungkin aku ini hanya sebuah pilihan bagimu, tapi bagiku, kau adalah takdirku.” Duuuh kata-katanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 400an halaman itu ideal sih buatku. iya tuh, pengen diucapin yg kayak begituan sama cowok wkwk

      Delete

Komentarmu, bahagiaku ^^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...